advertisement

Cara Mencegah Baterai Laptop Kehabisan Daya Mendadak

Daftar Isi

Pernah mengalami laptop yang tiba-tiba kebahisan daya lalu mati mendadak ?

Jika kamu sedang mencari cara agar hal tersebut tidak terulang lagi, kamu berada di artikel yang tepat. Selamat mencoba

Cara Mencegah Baterai Laptop Kehabisan Daya Mendadak

Sampai saat ini, laptop masih menjadi perangkat yang belum tergantikan dengan perangkat yang lebih ringan darinya, seperti smartphone, atau tablet. Laptop juga menjadi pilihan alternatif bagi pengguna PC. Jika Komputer PC tidak bisa luwes dibawa kemana-mana, berat, dan tidak memiliki simpanan daya, maka laptop menawarkan kemudahan yang tidak dimiliki komputer PC.

Salah satu yang yang diandalkan perangkat laptop yaitu pada daya baterai. Baterai dengan kapasitas yang besar akan mampu menghandel pekerjaan dengan jangka waktu yang lama, namun jika kapastias dan daya yang dimiliki bateri hanya sedikit, maka jangka waktu penggunaan juga akan sebentar. 

Bagi orang yang memiliki tugas begitu banyak sehingga terkadang lupa batasan penggunaan dan daya baterai laptop pada akhirnya laptop berakhir mati mendadak karena kebahisan daya. 

Sedangkan kehabisan daya dan force close secara tiba-tiba menjadi mimpi buruk bagi siapa pun yang sedang mengerjakan tugas penting. Apalagi ketika kamu belum Ctrl+S atau menyimpan pekerjaan tersebut. Kamu akan merasa sangat jengkel. Ingin meluapkan kemarahan sejadi-jadinya. Bahkan kamu ingin membanting laptop. 

Tunggu dulu! Jangan lakukan itu

Didalam artikel ini kami ingin berbagi solusi atas hal tersebut. Semoga dengan cara ini kamu bisa sembuh dari “trauma force close” yang pernah kamu alami. 

Lets go. Kita bahas.

Cara Mencegah Baterai Laptop Kehabisan Daya Mendadak

Cara yang akan kita lakukan pada artikel ini yaitu dengan cara mengubah waktu peringatan low battery dan tindakan yang dilakukan laptop ketika baterai sudah berada diambang kehabisan daya. 


1. Klik icon baterai – More Power Option

Kamu akan masuk ke menu “PowerOption”. Jika kamu tidak menemukan icon baterai, kamu bisa masuk dengan cara klik icon windows – cari “Control Panel” – Hardware and Sound – klik “Power Option”

klik icon power


2. Klik Chang Plan Setting

Selanjutnya klik “Chang Plan Setting” pada power plan yang telah kamu pilih. Lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya

Klik Chang Plan Setting


3. Klik “Chang Advanced Power Setting” - Edit

Klik “Chang Advanced Power Setting” - Edit

Jika sudah terbuka tab “Power Setting”, selanjutnya cari Menu Battery. Sekarang edit sesuai ketentuan berikut ini :

1. Critical Battery Action 

   On Batery : Sleep

   Plugged in : Sleep

2. Low Battery Level 

   On Batery : 50%

   Plugged in : 50%

   - Low Battery Level (Berapa persen akan muncul peringatan, akan ada tanda seru kuning. Kalau saya pilih 50% agar saya siap mencarger battery sebelum daya kritis)

3. Critical battery level

   On Batery : 30%

   Plugged in : 35%

   - Critical Battery Level (Berapa persen akan muncul peringatan bahwa baterai kritis, akan ada tanda merah silang yang berkedip)

4. Low battery action

   On Batery : Do Nothing

   Plugged in : Do Nothing

5. Reserve battery level

   On Batery : 7%

   Plugged in : 7%

 4. Apply dan Klik Ok

Jika sudah seperti setingan diatas selanjutnya pilih “Apply” lalu “Ok” untuk menyimpannya.  

Dengan cara tersebut, baterai laptop kamu akan aman dari mati mendadak. Karena ketika baterai kamu 50% sudah muncul peringatan agar kamu segera mencarger. Lalu, ketika daya tinggal 35% kamu akan kembali diingatkan untuk seseraga mungkin mencarger. Jika kamu tidak segera mencarger hingga daya tinggal 30% maka laptop kamu akan “sleep” secara otomatis. sebagai peringatan terakhir. 

Namun, tidak ada salahnya walau kamu sudah menerapkan cara diatas kamu juga memperhatikan beberapa hal dibawah ini agar daya baterai laptop yang terpakai tidak terlalu banyak dan menjadikan daya tidak cepat habis. 

1. Pahami Ukuran Daya Baterai

Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa baterai laptop memiliki jangka waktu pakai yang berbeda beda. Ada yang 10 jam, 8 jam atau bahkan dibawahnya. Meskipun ini adalah hal yang tidak bisa diubah, kamu tetap dapat memaksimalkan daya laptop kamu agar tidak kehabisan daya dibawah batas normal. 

Cara yang bisa kamu lakukan untuk mencek berapa jam lagi baterai laptop kamu habis adalah mengklik icon baterai dibagian sidebar. Disitu kamu akan melihat informasi baterai kamu akan habis dayanya berapa jam lagi. Jika kamu merasa baterai semakin boros dan tidak sesuai dengan keterangan, kamu bisa cek kesehatan baterai. 

Perawatan baterai yang baik akan memperpanjang umur baterai.

2. Nonaktifkan Fitrur yang Tidak Dibutuhkan

Selain itu, mengatur pengaturan daya laptop  kamu  juga dapat berdampak besar pada waktu pakai baterai. Mengurangi kecerahan layar, menonaktifkan fitur-fitur yang tidak digunakan seperti Bluetooth dan Wi-Fi ketika tidak diperlukan. Fitru-fitur tersebut jika terus menerus hidup walau tidak terpakai akan tetap mengonsumsi daya baterai walaupun sedikit. 

Lalu tutup software yang sedang tidak diperlukan yang berjalan di latar belakang, misal youtube, musik, atau video. Hal ini yang juga menjadi salah satu faktor baterai menjadi boros pemakaian. 

3. Bersihkan Sirkulasi Udara Laptop

Selanjutnya, pastikan juga untuk membersihkan laptop secara teratur dari debu dan kotoran. Kipas pendingin yang tersumbat dapat menyebabkan laptop menjadi panas berlebihan. Pada akhirnya akan menguras daya baterai lebih cepat. Dengan membersihkan laptop secara teratur,  kamu bisa memastikan bahwa kipas pendingin bekerja dengan optimal.

4. Manajemen Peringatan Daya 

Terakhir, pertimbangkan untuk menggunakan aplikasi atau software manajemen daya. Ada banyak aplikasi yang tersedia yang dirancang khusus untuk membantu  kamu  mengoptimalkan penggunaan daya baterai laptop  kamu. Dari pengaturan yang lebih canggih untuk mengelola proses yang berjalan hingga mematikan aplikasi yang tidak penting secara otomatis. Bebrapa software tersebut diantaranya adalah Avast, Avira,  dan AVG Windows Battery.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini,  kamu bisa mengurangi risiko kehabisan daya mendadak pada baterai laptop kamu. Yang perlu diingat adalah perawatan yang baik dan kebiasaan penggunaan yang tidak berlebihan menjadi hal yang menjadikan baterai laptop awet dan tidak mudah ngedrop. 

Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat.

Posting Komentar

advertisement